Hendaklah kamu semua mengusahakan ilmu pengetahuan itu sebelum dilenyapkan. Lenyapnya ilmu pengetahuan ialah dengan matinya orang-orang yang memberikan atau mengajarkannya. Seorang itu tidaklah dilahirkan langsung pandai, jadi ilmu pengetahuan itu pastilah harus dengan belajar. ( Ibnu Mas’ud r.a )

PHOTO TERBARU

PHOTO TERBARU
Studi Industri 2015

Kamis, 21 Januari 2010

Seminar Bulanan Jurusan Kimia, dihadiri oleh lebih 100 peserta dan berjalan dengan sukses







Pelaksanaan Seminar Bulanan Jurusan Kimia, Rabu 20 Januari 2010 dihadiri oleh lebih 100 peserta dan kegiatan ini berjalan dengan sukses.

Kamis, 07 Januari 2010

Seminar Bulanan 20 Januari 2010


PERAN RUMAH TANGGA UNTUK MENGELOLA

SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK

DASLI NOERDIN

Email : noerdin_dasli@yahoo.co.id

ABSTRAK

Selain sampah industri, radioaktif, ternak atu peternakan dan sampah pasar, sampah rumah tangga atau domestic termasuk segmen yang harus dikelola dengan baik. Pada umumnya sampah rumah tangga terdiri dari sampah basah atau organic, kertas, plastik, kaca dan logam. Permasalahan sampah sesungguhnya adalah bagaimana agar sampah tersebut dikelola dengan memilah sampah menjadi sampah basah atau organic, kertas, plastic dan logam sejak dari rumah tangga (domestik), sampai kesemua sumber penghasil sampah .Di rumah tangga semua penghuninya harus taat untuk memisahkan sampah tersebut menjadi sampah basah, kertas plastic,kaca dan logam atau minimal dipilah menjadi sampah basah dan sampah kering. Jika di setiap rumah tangga sampah sudah terpilah dengan baik, maka sesungguhnya sekitar 50 persen masalah sampah sudah bisa diatasi, dengan syarat di tempat pembuangan sampah sementara ( TPS ) dan tempat pembuangan akhir ( TPA ) telah tersedia penampung sampah yang sudah terpilah juga. Di tingkat rumah tangga pertama kali perlu ada pembinaan dan sosialisasi yang berorientasi kepada reward dan punishment, dari kalangan yang berkompeten semisal kalangan dunia pendidikan, tokoh masyarakat dan pemerintah sebagai penanggung jawab keseluruhan dengan kebijakan yang sesuai. Tanpa ketaatan semua rasanya sampah akan selalu jadi masalah. Ketaatan Rumah Tangga mengelola sampah tanpa kebijakan dan infra struktur yang sesuai akan menjadi sia-sia belaka.